Selasa, 10 September 2013

Revenge


Author: Kamehoshi Yuukou a.k.a Denanda Aditya R

Genre: Fluff? (masih juga belum yakin sih = =a)

Pairing: Chinen Yuri x Kamehoshi Yuukou

Douzo~ comment is really appreciated

98 days to go = REVENGE



***

‘FUSH’

Tiupan lembut Chinen rasakan di telinga kirinya. Terkaget ia langsung berdiri melonjak dari sofa tempatnya tertidur tadi. Ia kira ada ‘makhluk halus’ yang hinggap di tubuhnya, tetapi yang terlihat hanya sesosok perempuan memakai sweater putih hijau dengan motif garis tersenyum sangat innocent duduk disamping sofa dengan menumpu di kedua lututnya.

Nani yo, Yuukou?!” ucapnya kepada kekasihnya itu. Kamehoshi Yuukou. Dia paling benci jika ada seseorang atau siapapun mengganggu tidurnya, dan kekasihnya tahu akan hal itu. Tetapi Chinen mengerti  jika Yuukou sedang menggodanya, seperti biasanya.

‘GYUT’

Cubitan lumayan keras ia rasakan di kedua pipinya yang ditarik kedua arah berlawanan. Kemudian gelak tawa renyah terdengar dari sosok kekasihnya itu. Oh great! Chinen membatin, dirinya memang tidak bisa melawan godaan dari Yuukou. Dia terlalu malu dan takut Yuukou akan kesal padanya. Dia hanya bisa duduk sambil memalingkan wajahnya yang sudah berubah warna kearah lain.

Ma ma, Yuu-chan kawaii~” ucap Yuukou yang kini mencolek-colek pipi Chinen. Ia tampak menikmati segala upayanya untuk menggoda Chinen. Karena ia menyukai reaksi yang akan ditunjukkan Chinen. Kedua pipinya bagaikan apel merah yang matang di musim gugur, pikirnya seperti itu.

Urusai ne, Yuukou.” Ucap Chinen yang akhirnya merespon godaan kekasihnya itu. Semburat merah masih menjalar di kedua pipinya. Dia bosan selalu menjadi pihak yang terdominasi. Dia laki-laki, yang seharusnya menjadi pihak yang mendominasi. Sekelebat ide terlintas di kepalanya, Ia tahu.

“Yuukou, sini kubisiki.” Ujarnya dengan senyum yang dibuat semanis-manisnya. Terlihat Yuukou antusias dengan kalimat yang dilontarkan oleh Chinen. Dia selipkan rambutnya di belakang telinganya, memasang baik-baik kedua telinganya.

“Mendekatlah.” Ucap Chinen seraya menarik tangan Yuukou. Nampak Yuukou cemberut dengan mengerucutkan bibirnya karena proses penarikan tangan oleh Chinen yang terlalu ‘lembut’.           Lalu Yuukou mendekatkan wajahnya ke tempat Chinen duduk. Masih dengan ekspresi yang sama ia memejamkan matanya karena dia kesal.

“Ne, Yuukou.” Bisik Chinen di telinganya.

‘CUP’

Sebuah sentuhan lembut mengejutkan Yuukou, secara refleks dia memegang pipi kanannya. Lalu ia tolehkan kepalanya kepada sang tersangka dengan tatapan terkejut. Lama kelamaan rona merah mengihasi wajahnya, speechless.

“It’s revenge time.” Ucap Chinen sembari mencubit kedua pipi Yuukou. Dan si korban hanya bisa pasrah dengan wajah yang bagaikan tomat segar siap panen. Langit seakan tahu apa yang dirasakan Yuukou, semburat jingga kemerahan terbentuk di garis cakrawala. Angin musim semi pun menghembus perlahan, membisikkan kepada setiap kepada dunia jika mereka sedang dimabuk asmara.

Well, aggressive? Accepted!.’

   終(END)



Author Note: No comment deh XDD

Kamus:
Nani yo: Apa?! Yah kesannya agak membentak gitu deh
Maa maa: Well, well
(name)-chan: Panggilan untuk seseorang yang sudah akrab
Kawaii: Lucu/cute
Urusai: Berisik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar